Category Archives: sumatera touring

Road to Sumatra bike week via lampung barat

Ride report, sudah berpuluh puluh Kali touring jarang saya tuliskan lagi dalam blog sederhana ini, keterbatasan waktu Dan pekerjaan seakan tak ADA habisnya. Berkali Kali motor telah berganti namun tak satupun yang saya tuliskan dalam blog ini. Hehehe sedikit curcol di Malam hari. Yup pada kesempatan Kali ini saya Dan group GSrek Indonesia Jakarta chapter mengadakan touring dalam rangka meramaikan event Sumatra bike week 2016.

Kami Dari Jakarta berkumpul pada dini hari tanggal 24 agustus 2016 di DNF apparel pangeran antasari jaksel. Yap Dari sini motor kami akan di towing menuju Merak Dan kami semua naik bus. Opsi demikian diambik demi menghemat tenaga, waktu, agar efisien

Kami bergerak pukul 2 dengan bus karena motor Sudah jalan duluan menuju Merak, alhamdulillah dapat istirahat selama lebih kurang 2 jam. Tepat jam 5 kami masuk kapal Dan sampai bakaheuni sekitar pukul 7 kapal sudah sandar. Berhubung belum sarapan. Maka kami memutuskan untuk sarapan di kalianda tidak jauh setelah bakaheuni

Sarapan selesai, kami langsung menuju lampung. Perjalanan sangat macet panjang karena ADA kecelakaan di jalan kalianda – Bandar lampung. Namun rombongan kami dapat melewati nya dengan tidak begitu lama. Pada kesempatan ini kami mampir ke Aston hotel lampung untuk menjemput rekan kita Dari West Java chapter untuk riding bersama menuju krui. Sehingga total kurang lebih 25 motor Adventure dalam rombongan kami.

Perjalanan sedikit pelan karena kepadatan Kota lampung, pringsewu hingga Kota agung . udara cukup manas sehingga membuat kami dehidrasi. Isi bensin sejenak lalu makan siang di sekitar Kota agung Lampung. Yup pertamina memang penyelamat saat kelelahan touring hehe..

Melewati bukit barisan selatan, menuju krui kami disuguhkan dengan jalan yang lurus. Tak terasa 150-160 kmh cruising ter record dalam speedo meter motor yang saya tunggangi. Hingga masuk biha, hujan menemani perjalanan kami hingga sampai di penginapan..

Dan Malam ini kita tutup dengan lobster bakar Segar Dari laut hindia. Sungguh nikmat.


Road to Jambi

Jakarta 13 Maret 2014. kesibukan lagi lagi memaksa penulis blog sederhana ini untuk vakum dari ranah blogsphere. padahal liputan, undangan, dll banyak saya terima namun tak satupun yang dapat digores dalam blog ini. West Sumatra tour 2013 akan tetap dilanjut ceritanya agar segala pengalaman dan foto yang telah saya buat menjadi dapat dilihat dan dibaca tersimpan dengan rapih didalam http://www.rialhamzah.net ini.

Pagi ini kami akan melanjutkan perjalanan menuju jambi. karena jarak palembang dan Jambi tak terlalu jauh, maka kami putuskan untuk berangkat lebih siang sekitar pukul 10 siang. dan sebelum itu kami menuju bengkel Bajaj Palembang karena Mbon ingin mengecek motornya yang dirasa kurang enak. Setelah Mandi maka kami ditemani PRIDES Wong Kito Galo alias Prides Palembang menuju bengkel tersebut.

Bajaj Palembang

Sembari menunggu Mbon yang motornya di sevice, sayapun sekalian membeli cairan anti bocor, mengingat KLE 250 saya belum memakai cairan anti bocor ini, agar tak merepotkan jika tertancap paku.

Jam demi jam berlalu target berangkat jam 10 harus sirna ketika ternyata motor Mbon tak kunjung beres. akhirnya sekitar pukul 1 siang kami mulai meninggalkan kota palembang menuju Jambi melewati banyuasin. hari sudah siang dan jalan yang bergelombang tak menyurutkan niat kami untuk mencapai Jambi.

Banyuasin.

jalanan lintas timur Trans Palembang – Jambi sangat banyak blind spot dikarenakan jalan yang bergelombang naik turun maka sangat tak disarankan untuk menyalip di jalan yang model demikian. tak banyak yang dapat dilihat di etape hari ini kecuali pohon sawit di kanan kiri jalan serta rumah rumah panggung khas daerah setempat.

pulsar 250 road to jambi   PRIDES road to jambi

Perlahan namun pasti matahari mulai terbenam di barat, hari mulai menjadi gelap namun kami masih sekitar 2 jam lagi dari jambi. hingga kurang lebih jam setengah 8 malam kami memasuki kota jambi dan langsung menuju landmark kota ini yaitu Gubernuran (kantor Gubernur) jambi persis samping sungai batanghari. yang mana ditempat ini banyak masyarakat sekitar melepas malam dengan berkumpul dengan kerabat atau teman disini.

Gubernuran Jambi sungai Batanghari

Kami pun tak sengaja berinteraksi dengan masyarakat yang menanyakan kami dari mana dan mau kemana mengingat pakaian robot masih menempel di badan. dan tak terasa pembicaraan kami semakin hangat tentang Suku Anak Dalam jambi yang mulai masuk ke kota meminta minta, serta mulai terusiknya kampung mereka oleh oknum yang mungkin saja dibekingi oleh kekuatan yang besar untuk merubah rumah asli suku anak dalam Jambi menjadi lahan kelapa sawit. Sungguh miris sekali mendengar cerita dari bapak ini yang sayang saya lupa siapa Namanya. tak sepatutnya menindas manusia lain yang memiliki derajat yang sama dimata tuhan demi kepentingan pribadi atau kelompoknya.

Tak terasa sudah pukul 10 malam, kami pun pamit untuk mencari hotel di sini karena kami belum memesan hotel sama sekali. setelah dapat maka kami segera check in dan memilih kamar dengan kasur twin sharing agar tak terjadi kejadian yang tak diinginkan :p . :mrgreen dan sebelum tidur, kita tutup hari ini dengan makan makanan khas india mesir palembang jambi atau apalah. Martabak HAR. hehe martabak har


Ketika Sore Hari di Jembatan Ampera

Jakarta, 6 November 2013. Hari kedua PrideXpedition goes to west sumatera sedang berada di kota palembang. Kota yang terkenal sebagai pusat kerajaan Sriwijaya yang kuat dimasa lalu, juga pempek dan Jembatan amperanya.

Kami bangun sudah siang sekitar pukul 10 langsung disuguhkan pempek oleh tuan rumah dimana kami menginap. merasakan pagi pertama di kota palembang yaitu cukup panas, lebih panas dari Jakarta. sehingga kami hanya bermalas2an pada hari itu menghilangkan lelah akibat perjalanan kemarin yang cukup melelahkan,

Sekitar Pukul 3 Sore kami dan rekan dari PRIDES Chapter Palembang baru keluar mencari makan dan tentu saja mengunjungi Benteng Kuto Besak dan Jembatan Ampera.

adv rider indonesia

Ini merupakan Taman kota Palembang dimana banyak masyarakat Palembang berekreasi disini. banyak anak bermain, pasangan muda mudi bercengkrama serta pedagang menjajakan jualannya

pedagang kaki lima

P1130819

 

semakin malam suasana semakin asyik manakala Lampu Jembatan ampera menyala, sungguh indah untuk disaksikan bagi orang yang baru pertama kali mengijakan kaki di Palembang.

 

jembatan ampera

 

Ampera Bridge at night photo

 

So beautifull…

 


Etape Pertama Jakarta – Palembang

Jakarta 18 okotber 2013. Dini hari pada tanggal 10 agustus 2013 merupakan titik awal keberangkatan tim kami. Saya Rial Hamzah, dan Andreas, sebut saja dia bunga Mbon :v , akan melakukan perjalanan menuju palembang. Kami berkumpul di Famima Bulungan bersama teman dan crew PrideXpedition yang melepas keberangkatan kami.

setelah mengecek perlengkapan, cek terakhir kesiapan motor, lalu kami lanjutkan dengan secangkir black coffe dan tolak angin, agar badan terhindar dari masuk angin. tak lupa sedikit mengisi perut dengan makanan yang tak terlalu berat

touring persiapan

persiapan touring rial hamzah

Pukul 1 dini hari, Kami berangkat menuju pelabuhan merak. Seperti biasa, keluar jakarta mengarah ke merak tidak pernah asik. jalan yang rusak berdebu terutama di daerah tanggerang keluar cilegon provinsi banten, merupakan route yang paling tidak asik. Nampaknya memang provinsi banten yang seharusnya “kaya” memiliki infrastruktur yang baik, namun semua itu hanya menjadi ladang uang bagi penguasa banten yang memperkaya diri sendiri membentuk dinasti yang akhirnya terjerat kasus korupsi siapa dia? anda semua pasti tahu kalau menonton berita TV. Tolak ukur kemajuan suatu daerah adalah dari pembangunan jalan salah satunya.

sekitar pukul 4 dini hari, kami sampai di pelabuhan merak lalu langsung masuk ke kapal dan memilih ruang lesehan/vip untuk beristirahat sejenak. kapal mulai jalan dan pukul setengah 8 pagi kami sudah sampai di bakaheuni lampung. namun ada kejadian unik yang nanti bisa disaksikan sendiri ketika film yang kami buat telah rilis di youtube.

aah udara pagi ini cukup cerah dan mendukung dalam melakukan riding.. langitpun bewarna kebiruan. dan kami bersiap melanjutkan perjalanan

pelabuhan lampung

Diperjalanan menuju Kalianda kami janjian dengan Bopaq. member prides dari jakarta yang kebetulan juga akan ke palembang. sehingga kami menjadi bertiga.

P1130802

Jalur bakaheuni lampung kala itu masih terasa padat karena masih dalam suasana mudik lebaran 2013 dimana banyak kendaraan melakukan mudik ke arah sumatera.. waktu menunjukkan pukul 10 dan kami belum mengisi perut untuk sarapan… Sumatera memang panas teman,,

restaurant padang

Makan dan Mandi disini membuat badan terasa segar dan setelah ini kami melanjutkan perjalanan yang mulai dekat dengan Bandar Lampung. Walau baru akan memasuki Bandar Lampung, tipikal jalan ala sumatera sudah terlihat mulai dari sini. perbukitan dengan kelapa sawit dan jalan yang tak begitu mulus.

helmet camera

Routing GPS dan sedikit ada pengalihan arus membuat kami harus memasuki kota Lampung yang panas dan macet. sehingga saya berkali kali merasa dehidrasi. cuaca ini sangat lembab dan panas.

beberapa kali saya meminta istirahat ke team, karena memang panas yang luar biasa dari dan selepas kota lampung menuju palembang. istirahat hampir setiap 25 km saja.

rial hamzah prideXpedition

karena masih di wilayah provinsi lampung, masih terdapat banyak alfamart dan indomart serta pom bensin yang dapat menjadi tempat untuk beristirahat.

lintas timur sumatera saat itu memang sangat ramai. tak jarang terjadi kemacetan di beberapa titik karena pasar umumnya. hal yang jarang terjadi diluar musim mudik lebaran.

tak terasa waktu mulai gelap dan kami memutuskan untuk beristirahat lagi di Indomart daerah mesuji… sebotol PROMAN dan secangkir eskrim menemani saya dalam beristirahat. 

Riding pagi dan siang hari membuat stamina terkuras . setelah intirahat di mesuji kami lanjut lagi. masih menyisakan 200 km untuk sampai ke Palembang. Riding malam pertama kali di pulau sumatra lintas timur, membuat sedikit ngeri karena isu keamanan di daerah sumatera selatan. namun karena kami pertiga, HID saya dan Projie lamp 220 nya bopaq sangat membantu dalam membelah kegelapan lintas timur Sumatera. Udara sangat sejuk dan sama sekali tak merasa ngantuk dan lelah seperti siang tadi.. namun team sudah mengantuk jadi diputuskan untuk beristirahat sebelum memasuki kota Palembang.

Indralaya 35km sebelum palembang, Rombongan kami dijemput oleh Theo dari Prides Chapter Palembang. saat itu hujan dan saya mulai terasa ngantuk pukul jam 11 malam kala itu. namun karena tanggung perjalanan kami lanjutkan dan pukul 12 malam sampai di Palembang, di kopdaran BUG palembang. 

dan malam ini kami akan menginap di Rumah theo .. cerita bersambung.. staytune on http://www.rialhamzah.net


%d blogger menyukai ini: