The Bedbungkers Hostel and Lost My Key at Kuta-Bali

Setelah menikmati sunset di tanah lot, saya dan Duta bergegas menuju penginapan yang unik dan murah. begitu kata Duta. karena ia sudah berada di penginapan itu sejak 18 november 2012. Dari tanah Lot, kami mengambil arah menuju Sunset Road, Kuta.

After I saw beautifull sunset at Tanah Lot, Me and Duta went to Cheap, uniqe hostel. I Followed duta because he know where is the hostel that I mean because he was here since November 18th 2012. From Tanah Lot we Towards to Sunset Road, Kuta Bali.

bedbungkers kuta

Kira-kira 30 menit kami sudah sampai di Sunset Road Kuta, dan langsung menuju The Bedbungkers. penginapan apa ini? pikirku dalam hati, setelah check-in dan membayar sekitar 182rb untuk 2 hari, saya langsung memasuki kamar.

30 minutes pased, we arrive at sunset Road Kuta, and directly go to Bedbungkers  Hostel, What kind of lodging is this? I asked myself. Then I went to the bedroom  after Check in and pay IDR 182.000 or US$ 19 for 2 nights.

Kamar? tunggu, lebih tepatnya bungkers. yaitu kamar yang terdapat 15 kasur bertingkat yang terdapat pria dan wanita di dalamnya. mungkin bagi backpacker ini tak asing, namun bagi saya cukup asing dan merupakan pengalaman baru yang saya dapatkan dari perjalanan ini. Di bungker ini hanya 1 WNI selebihnya adalah dominan Wanita warga negara asing. 😀 jangan kaget jika sebelah anda adalah wanita asing tidur dengan pakaian cukup terbuka dengan cuek #baseontruestory

A bedroom? wait the minute, I think it’s not a Bedroom, but a Bungkers. haha. room with 15 bed inside and sleep with foreign people mix between Boys and Girls. Surely it’s first time for me :D. Only three Indonesian in this room, me, Duta, and one other.

bedbungkers

Hanya saya dan Duta yang merupakan Motoadventurer yang stay disini. penghuni disini cukup keheranan ketika kami memasuki Bungkers dengan pakaian dan membawa box ke dalam kamar. Tak elak terjadi percakapan antar-bangsa di ruangan ini. Lalu kami segera bebersih dan ganti pakaian untuk segera makan malam dipandu oleh Mario Iroth dari www.wheelstory.org dan menemani kami berwisata malam di kota denpasar dan Kuta.

when me and Duta came and entering the room, all eyes look at us. because we bring the panniers containing our shirt, pants, etc. helmet, and tankbag. so that the conversation happened between us and other occupant in that room. we looking for diner tonight so Mario Iroth From www.wheelstory.org  accompany us for that, and night riding around Denpasar and Kuta.

nasi jinggo bali

nasi jinggo ini cukup murah dan sangat mengenyangkan. dengan catatan makan lebih 2 porsi ya. At least hanya 20rb rupiah anda sudah makan nasi, ayam suir, telur 1/2 matang, teh manis dll. wow. Perjalanan kami lanjutkan menuju Pasar yang cukup tua yang ada di denpasar, yang beroprasi malam hari. ah saya lupa ini namanya pasar apa.

“Nasi Jinggo” a Balinese food which very cheaper and delicious, containing chicken, rice, egg, and sweet tea. atleast with IDR 20.000 or US$ 2 can make you full. We continued our trip to traditional night market in Denpasar. but unlucky I forget what is the name of this market

pasar malam denpasar

menembus gelapnya kota Denpasar Bali mengantar kami ke sebuah monumen yang sangat menarik dengan lampunya yang gemerlap menjadi dayatarik tersendiri. ini adalah Monumen Perjuangan Rakyat Bali.

Denpasar was dark at this time. I visited a Monument that Bali people called “monumen perjuangan rakyat Bali” or Balinese people struggle monument. with it’s beauty colourfull lightning made it was attractive.

monumen perjuangan rakyat bali

Setelah puas mengabadikan foto monumen ini, kami melanjutkan perjalanan malam ini dan Kuta adalah tujuan terakhir kami dari wisata malam di Bali. setelah 30 menit perjalanan kami tiba di Kuta, setelah memarkirkan motor saya langsung menuju monumen Bom Bali 2 yang sangat terkenal di Dunia ini dan melihat nama-nama mereka yang menjadi korban Bom Bali 2. Sungguh menyedihkan.

We went to Kuta as the last destination at this time. after I parked my Pulsar, me and other directly visited Bali Bomb Monument at Kuta which is very famous in Indonesia and the world as a human tragedy. it was very sad to imagine that.

monumen Bom Bali 2

 

Sepanjang Jalan ini tidak ada sesuatu yang spesial disini menurut saya. Ternyata hanya sebagai tempat hiburan malam dengan diskotik dan bar yang terbuka. banyak orang Bule berjalan dengan mabuk baik Pria maupun wanita dan dengan percaya dirinya memakai pakaian yang cukup terbuka. saya merasa bukan di Indonesia karena Ini bukan budaya kita !!!

kuta nightlife

Setelah 15 Menit melihat-lihat sekitar, saya baru sadar kalau kunci motor saya tak ada di kantong celana. Saya berjalan menelusuri jalan yang saya lewati hingga ke parkiran motor. Namun tak ada juga kunci saya. oh god. ini akan menjadi malam panjang yang melelahkan.Cukup aneh karena saya berjalan belum terlalu jauh dari parkiran motor

15 minutes passed, I’m looking around and when i checked my pocked, I lost my key than I back along the road that I’ve been through before. But I can’t find it. Damn. Oh god it’s will be a long night.

Lalu Mario mencari tukang kunci berusaha untuk membuat kunci untuk motor saya. setelah 30 menit tukang kunci datang. utak atik melihat lubang, ia menyerah untuk membuatkan kunci. karena sangat rumit dan tidak umum. Memang Kunci Bajaj Pulsar 220 dan 180 yang terbaru sangat canggih sehingga hampir semua tukang kunci tak bisa membuat kuncinya kecuali menduplikat itupun biaya duplikatnya sangat mahal sekitar 80 ribu rupiah.

Mario call the Locksmith and he came after 30 minutes. the Locksmith try to made the key for my pulsar. but he giveup :(. Because Pulsar’s key was very diffrent with others and it’s difficult to made it.

Saya berusaha untuk mengakali membongkar motor untuk melepaskan kunci kontak dari segitiga agar motor bisa dibawa kembali ke hotel dengan cara di Dorong. namun karena keterbatasan kunci alat. itu tak bisa di lakukan. Saya Khawatir ada orang yang mengambil kunci dari kantong saya, dan berniat jahat untuk mengambil motor saya. karena sekali lagi ini cukup aneh saya belum berjalan terlalu jauh namun kunci sudah tidak ada. Oleh karena itu saya memutuskan untuk kembali ke BedBungkers dan meninggalkan Motor di parkiran Kuta. Sebagai antisipasi kunci Bajaj Pulsar saya ditemukan orang lain dan Mungkin bisa mencuri motor saya, Saya mengakali dengan melepas ban depan saya dan membawa pulang ke Bedbungkers.

I tried to disasamble my bike to open the key and then pull it to Bedbungkers. Because of our utility was not complete, I’m not succesfull to do that. I was worried if there are people steal the key from my pocket, and want to take my bike. because once again, it is quite strange. I’m not gone too far from parking lot but my key was missing. Therefore, I decided went back to BedBungkers and left my bike in Kuta. In anticipation someone find my key and might be able to steal my bike, I disassamble my front tire off and bring it back to Bedbungkers. 😀

pulsar multistrada rial hamzah

#thisPictTakenatthemorningAfter

Saya Percaya Bali adalah tempat yang sangat aman, ini Hanya langkah antisipasi. nantikan lanjutannya

I believe Bali is a Safe Places but it’s my precaution. staytune with us.

salam

Iklan

About Rial Hamzah

Syndicate motor Indonesia owner. Specialist workshop for build an adventure bike, also creative development design at Coriaz Motoadventure. Just read it and you will be understand me ,, Lihat semua pos milik Rial Hamzah

10 responses to “The Bedbungkers Hostel and Lost My Key at Kuta-Bali

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: