Day 1. Goes to Dieng Via North Coast Road

15 November 2012, Ini Adalah hari pertama rencana perjalanan saya dalam misi “The Great Java Bali Road Trip”. etape pertama ini adalah menuju Dieng. Tempat dimana dilaksanakannya Nusantaride National Dieng Rally 2012.

15 november 2012, this is the first day of  “The Great Java Bali Road Trip”. and the first stage towards Dieng. The place where the  Nusantaride National Dieng Rally 2012 be held.

Rencana awal adalah Grup Riding dengan teman saya Temmy Reddevil dan beberapa rekan lainnya. Rencana itu sedikit terganggu karena hingga 15 November 2012 pukul 02.00 dini hari, atau 4 jam sebelum keberangkatan, saya masih harus memantau beberapa pekerjaan modifikasi di bengkel saya berupa pemasangan side box almunium di Motor Bro Haryo Widodo. yang akan dipakai juga menuju acara NNDR 2012. oleh karena itu sangat bahaya melakukan perjalanan saat badan terlalu lelah.

my first plan is, i want to do a grup riding with Temmy and other friend in small group at least 5 Bike. And The plan was a bit annoyed because, until 15 November 2012 at 02.00 am, or 4 hours before departure, I still have to monitor some modification work in my garage to fit the Alumunium Panniers on Haryo Widodo’s bike. Travelling with unwell body is too danger and I don’t want to take a risk.

Keberangkatanpun Molor hingga jam 11 siang barulah saya meninggalkan rumah. menembus kemacetan di sekitar daerah cikarang yang memang terkenal kota industri dengan segala kesibukannya.

the depature was late till 11.00 am, and I leave from home. Riding in bad traffic in Cikarang the industrial City with all of the activities

150 km Berlalu, jalanan pantai utara mulai nikmat dilewati dengan jalannya yang Mulus dan Lurus. serta hembusan angin laut yang khas. terkadang tak Terasa Speedo menunjukkan di angka 134 km/h

passed 150 km, North coast road feels delicious with smooth, straight road. with the sea breeze bellows, for some times my speedo show 134 km/h and I could’n felt it

komunikasi via BBM Ternyata Bro temmy dan kawan-kawan masih di sekitar kota cirebon. dan Pukul 2 Siang saya tiba di cirebon setelah berjalan 250 km dari bekasi. Menyantap Empal gentong, makanan Khas cirebon yang hampir tak saya lewatkan setiap melewati daerah ini

after do a communication via Blackberry mesenger, Temmy and friends still at Cirebon. at 2 pm I arrived at Cirebon after 250 km riding from my home at Bekasi. don’t forget ate “Empal Gentong” the traditional food from Cirebon that I would not missing if I passed Here.

Mulai dari sini saya Grup Riding dengan yang lain. berjalan dengan sangat santai. Selepas kota cirebon, masuk ke Tegal sedikit kemacetan mulai mewarnai perjalanan ini karena Perbaikan Jalan.

So we Start the Group riding from here, ride the motorcycle slowly. After Cirebon City, it’s began to Enter Tegal City, the bad traffic accompany our trip because of the road work

karena kemacetan ini 1 anggota Grup riding ini terpisah, dan kami menunggu di SPBU Muri tegal sekaligus beristirahat setelah 2 jam perjalanan

because this congestion one of the group member was apart, and we waiting at Pertamina Gas Station Tegal due to take a rest after 2 hours riding.

Hari sudah semakin Larut, dan kami masih harus tetap riding karena Hotel sudah di booking. Sialnya, kami harus melewati Hutan Di daerah Kajen Selepas Kota Pekalongan. selanjutnya kami mulai memasuki daerah Hutan yang merupakan taman nasional di daerah Kajen. diputuskan untuk kembali beristirahat dahulu. Menyantap Kacang ijo dan Jamu yang merupakan minuman tradisional dengan rempah rempah asli indonesia

it was getting dark, and we must to ride because the hotel has been booked for this night and unfortuntely we must passed the forest road in Kajen, so that, we rest again, eat the green bean soup and drink the indonesian traditional herb containing a lot of ginger, honey, egg, and any other ingredient

Jalan yang Gelap, Dingin, Menanjak dan tikungan yang tajam, serta aura yang “spooky” merupakan tantangan tersendiri. Lampu Motor saya terasa begitu terang dengan Projector HID system dan Dual on Light nya sehingga kedua lampu dapat nyala bersamaan sangat membantu ketika Penerangan jalan sama sekali tidak ada. akhirnya kami tiba di dieng pukul 01.00 am dengan suhu dibawah 7 derajat celcius.. now. time to sleep. nantikan cerita selanjutnya…

The road was dark, cold, uphill and a lot of sharp corner, and the spooky situation become the challenge in this trip. My Pulsar Lamp feels so bright with HID Projector and Dual on system are very helpfull when passed the road with no one road lightning. finally we arrived in Dieng Plateu at 01.00 am with the 7 degrees celcius temprture. time to sleep after 500 km riding. staytune for the next story

regrads. rial on motorcycle

Iklan

About Rial Hamzah

Syndicate motor Indonesia owner. Specialist workshop for build an adventure bike, also creative development design at Coriaz Motoadventure. Just read it and you will be understand me ,, Lihat semua pos milik Rial Hamzah

7 responses to “Day 1. Goes to Dieng Via North Coast Road

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: