Sunday Morning Ride, Sawarna Banten

Sunday Morning Ride, Merupakan sebutan bagi Bikers yang melakukan perjalanan pagi hari pada hari minggu dengan jarak tak terlalu jauh. biasanya hanya untuk sarapan lalu pulang. Di Malaysia, Genting Highland atau Fraser Hill biasa menjadi tujuan Sunday Morning ride bagi bikers sana, karena letaknya tak jauh dari Kuala Lumpur. Di Indonesia, Umumnya daerah Puncak, Lembang, Ciater, menjadi tujuan utama karena letak yang juga tak jauh dari Jakarta dan Bandung. Tujuannya hanya sarapan di tempat tujuan lalu pulang kembali. Keuntungan melakukan sunday morning ride adalah melatih refleks kita dalam berkendara. karena umumnya pada pagi hari kondisi badan kita sangat fresh setelah melewati istirahat malam yang cukup tentunya.

Alkisah, PRIDES Jakarta ada acara di pantai Sawarna Banten, karena pada hari sabtu ada urusan tak bisa ditinggal, saya memutuskan untuk jalan pada sabtu malam, namun karena capek, diputuskan jalan pagi hari saja. dan jadilah Sunday Morning Ride to Pantai Sawarna Banten.

Berangkat dari rumah pukul 3.30 AM. saya mulai memacu motor perlahan dengan santai. udara terasa begitu fresh, jalanan dari jatiasih melewati jalan raya bogor begitu sepi. karena umumnya keramaian bikers hanya terjadi di malam minggu.

Memacu Pulsar 240F secara perlahan dengan kecepatan 60-80 saja, cukup nikmat sekali udara pagi ini. dan sekitar pukul 5 pagi saya istirahat dan solat subuh di pombensin yang ada di Jalan raya Sukabumi selepan Ciawi.

Tak lama berselang, saya melanjutkan perjalanan. Angkuta kota di jalur ini sangat tidak berprikebikersan. beberapa kali, tercatat 7 kali mengambil jalur saya dari arah berlawanan, namun sekitar 5 batu kerikil sudah saya siapkan di kantong tankbag untuk sekedar memberi shock teraphy bagi yang benar-benar kelewatan.

Melewati Parung kuda, saya mengambil route CIKIDANG, yang terkenal dengan turunan dan tanjakan yang curam dan berbahaya. udara di cikidang dengan pepohonan yang rindang, cukup menyegarkan mata. 30km berlalu, saya tiba di jalan yang terbagi 2. dan saya memilih yg langsung memotong ke arah cikotok tanpa melalui Kota Pelabuhan Ratu. dan jalanan sangat tak bersahabat dan sedang dibangun

yasudah terima saja. karena saya yakin akan ada sesuatu yang bagus disini. berjalan perlahan, maklum, Motor baru saja dicuci semalam. 😀 Ternyata jalanan rusak ini tak lebih dari 10 km saja. setelah ini jalan cukup mulus hingga tiba pada suatu titik dimana saya berhenti dan mengobrol dengan penduduk setempat dengan view Teluk pelabuhan Ratu. Amazing

Lanjut, tak lama saya tiba di jalan raya yang menghubungkan pelabuhan ratu – Bayah. memang tipikal jalan di daerah pantai selatan cukup memprihatinkan, selain sempit, jalanan tak terlalu mulus. namun ini menjadi cirikhas dan tantangan tersendiri.

okey tanjakan dan tikungan tajam masih sangat banyak di jalur ini, namun tak seperti di Cikidang. melewati tugu perbatasan Jawa Barat dan Banten, menandakan kalau Sawarna sudah tidak jauh lagi.

Pukul 08.00 AM, Desa Sawarna Sudah di Depan Mata. Memasuki Desa ini hanya ada 1 jalan. yaitu melewati jembatan Gantung dan hanya dapat dilalui satu motor saja dan harus bergantian. jangan Lupa, SideBox Givi V35 saya pun harus juga dilepaskan karena jembatan begitu sempit

menelusuri desa yang berada di dekat pantai. Lalu saya melewati banyak Homestay dengan tarif rata-rata 75.000 per orang  termasuk makan 2 kali. jadi bagi yang ingin kesini jangan khawatir, banyak penginapan

oke saya memacu motor lebih ke dalam lagi. dimana ujung dari pantai Sawarna ini adalah pantai Tanjung Layar dengan karang nya yang eksotis. Melewati menyusuri sedikit jalanan Desa, lalu pasir pantai mulai menghiasi perjalanan saya.

praktis tak ada jalan aspal menuju pantai tanjung layar. hanya sedikit jalan konblok di awal. okey. kita nikmati saja 🙂

akhirnya.. tiba di Tanjung layar, dan bertemu rekan rekan PRIDES disana

Rialhamzah.com

For Visitors From other country

Sunday Morning Ride, is the designation for Bikers who travel on a Sunday morning with a short distance. They usually do it only for breakfast and then go back home. In Malaysia, Genting Highland or Fraser’s Hill is the favourite destination of Malaysian Bikers, because it is not too far from Kuala Lumpur. In Indonesia, the destination of sunday morning ride is ​​Puncak, Lembang, Ciater, the reason is, because the location is also not far from Jakarta and Bandung. The goal only breakfast at the destination and then back home again. The advantage of doing sunday morning ride is to practice our reflexes. because it is generally in the morning our body condition was very fresh after rest at nighr

Once upon a time, there was an PRIDES Jakarta event at Sawarna beach Banten, because on Saturday, I have business who can’t be left, I decided to go on a Saturday night, but because I’m very tired, ride tomorrow morning is a good choice. and be a Sunday Morning Ride to Sawarna Beach, Banten, Indonesia.

Leave from home at 3:30 AM. I began to pace the bike slowly with a leisurely. the air was so fresh, the streets condition of Jatiasih through bogor so lonely highway. because generally the crowds just happened on Saturday night.

My Bajaj Pulsar 240F run slowly with 60-80 speed average, this morning, the air is quite delicious. around 5 am, I break for morning pray at Petamina Gas Station in Sukabumi Highway after Ciawi

Not for long, I continued the trip. The city transport in here was not friendly. I recorded the City Transport 7 times taking my lane from the opposite direction.
Passing Parungkuda, I took the route Cikidang when this route was famous for the dangerous corner. Cikidang air with shady trees can make my eyes fresh. 30km went by, I got on the road that is divided to two. and I chose more faster route. and the streets are very hostile and under construction.

I’m sure there will be something nice here. walked slowly, because my bike has just washed overnight. : D Apparently this bad street no more than 10 km away. after this road is quite smooth until arriving at a point where I stopped and I talked with a local people with the amazing Queens Bay background.

Furthermore, I arrived at the highway that connected the Queens Bay – Bayah. it is typical of the way on the south coast is like this, not smooth. but  it is  becomes a challenge.

okey climbs and sharp turns are very much at this way, but not like in Cikidang. past the monument boundary of West Java and Banten that indicating Sawarna beach is not far away.

At 08.00 AM, the Sawarna village is Already in Front of Eyes. Entering the village is only have one way. small Bridge and only can be passed by Motorcycle, bycycle, and walk. Then I must to putt off my sidebox Givi V35 to entered the bridge.

I Looks around the villages which located near the beach. Then through a lot Homestay and the average rate is IDR 75,000 per person including meals 2 times. so for those who want to come here do not worry, many Homestay in here

okay I ride my bike more deeper. where the end of the beach is Tanjung Layar beach with its exotic big two coral. Passing through the little streets of the village, and sand beach accompany my journey.

actually no good roads leading to Tanjung Layar beach. stones is just a little way in the beginning. okey. I’m enjoy it 🙂

finally .. arrived in Tanjung Layar beach, and there met his fellow Prides Friends

Iklan

About Rial Hamzah

Syndicate motor Indonesia owner. Specialist workshop for build an adventure bike, also creative development design at Coriaz Motoadventure. Just read it and you will be understand me ,, Lihat semua pos milik Rial Hamzah

9 responses to “Sunday Morning Ride, Sawarna Banten

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: