Mengunjungi Melaka. kota penuh history

ini adalah saat yang ditunggu-tunggu oleh saya dan mungkin juga rider lainnya, yaitu untuk riding menuju Malaka, setelah 1 hari tiba di Kuala Lumpur, akhirnya tak lama lagi dapat mencicipi aspal Malaysia yang mulus ini dengan Sepeda Motor terutama di Highway 😀

jadi, saya Memilih KLR 650. sebuah motor yang memiliki tampilan yang aneh, motor trail dengan berkepala ninja 250. apakah dalam mengendarainya sejelek rupanya? akan saya review di artikel mendatang.

oke setelah kami semua siap, kami menuju Pom Bensin terdekat dan mengisi bensin hingga penuh. namun masalah datang Ketika KTM adventure 990 yang pada saat itu di kendarai oleh Aki Anis tak bisa di stater karena aki nya tekor. menurut sham WTR, sudah lama motor ini tidak di bawa jalan keluar sehingga pengisian aki menjadi tekor.

namun beruntung, bertemu dengan seseorang yang mau meminjamkan mobilnya untuk sekedar Jumper accu, sungguh jarang sekali saya menemui pemandangan yang demikian.

setelah Jumper selesai, saya dan Rombongan mulai memasuki highway, yeah dalam hati seakan tertawa bercampur sedih sendiri. senang karena pertama kali melewati highway dan sedih karena kenapa harus di negeri orang yang mengizinkan sepeda motor melewati highway.

namun kenikmatan berkendara di highway hanya sekitar 30 km saja. setelah itu cukup membosankan :D. Motor yang saya kendarai sedikit Goyang jika diatas Kecepatan 155 km/h cruising. usut punya usut ternyata karena tas yang saya ikat di belakang cukup mengganggu aerodinamis dari motor ini. ada hal unik ketika kami berhenti di rest area di Highway atau bahasa melayu nya LebuhRaya. kami bertemu sekelompok orang yang menggunakan mobil mini cooper yang sangat unik.. mari abadikan momen langka ini

Sham cukup mengerti keadaan sehingga ia sebagai Road Captain mengambil inisiatif untuk melewati Jalan biasa untuk Menuju ke Malaka. Padahal melewati highway pun bisa sampai ke Malaka dengan waktu yang singkat namun itu akan menjadi mengalman yang membosankan.

Menuju Malaka melalui Jalan biasa merupakan pengalaman yang menarik. meliuk-liuk melewati jalan desa hingga akhirnya kami kembali beristirahat di sebuah pantai yang sial nya saya lupa apa nama pantainya. namun pantai ini menghadap ke selat Malaka dimana merupakan jalur tersibuk dalam pelayaran dunia.

Hari sudah Cukup Senja, Selekasnya kami harus segera tiba di Kota Melaka “the world heritage city” sebelum Pukul 7. karena kami harus menghadiri undangan dari Tourism Malaysia dan UNESCO dalam memperingati hari jadi ke 4 tahun diresmikannya Melaka sebagai warisan budaya dunia oleh UNESCO.

perjalanan kami lanjutkan, melewati jalan mulus, dengan kecepatan cruising stabil di 100-120 saja. hingga akhirnya kami tiba di Naza Talaya Hotel yang merupakan “hotelnya Bikers”. kenapa disebut demikian? kita bahas di artikel selanjutnya

Iklan

About Rial Hamzah

Syndicate motor Indonesia owner. Specialist workshop for build an adventure bike, also creative development design at Coriaz Motoadventure. Just read it and you will be understand me ,, Lihat semua pos milik Rial Hamzah

9 responses to “Mengunjungi Melaka. kota penuh history

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: