Touring with Pulsar 220. Etape 1.. Jakarta-Semarang

yeah,,,  Long weekend kemarin,, 22,23, dan 24 april 2011, saya berencana melakukan perjalanan yang tidak begitu jauh… yaitu ke Surakarta. jumat jam 4 pagi sudah terbangun dari tidur. bersiap untuk menuju Metmall bekasi MP dengan bro Donodomo. kali ini rencana untuk duo touring dengan beliau. Start the engine setelah berpamitan dengan orang rumah, set GPS on, lalu berangkat. tiba di MM bekasi tepat pukul 5 pagi. 10 menit berlalu saya mencoba menelpon Dono tak diangkat juga. Lalu rekan Nusantaride Rangga Bachri tak sengaja lewat depan saya. Beliau berencana untuk menuju tasik dengan Tiger revo picek ala GS nya😀 .. jadilah beliau menemani saya yang sendirian menuggu kabar dari Dono. menit demi menit berlalu sembari telpon tak lepas dari genggaman saya untuk menelpon bro dono , pukul 6 akhirnya diangkat. inilah percakapannya

Rial: Don lu dimane.,,, Dono: Lanjut lanjut gw uda di cikampek,  macet nih di pamanukan.. Rial: ah demi apa lu? yg bener? gw ditinggal?  Dono: hahahaha wakaka (tertawa tanpa rasanbersalah) ketemu sarapan di cerbon ye… Rial: okedeh gw gaspoll, renteng dobel,, ngeblong deeh…… tutup telpon

Glekk… itulah Prides. sekarang lagi ngtrend touring ketemuan di TKP. yasudahlah. lanjutkan perjalanan kearah cikarang karawang cikampek. Riding pagi ini terasa mantabh. rpm dan speed masih di 6000 rpm dan 94 km/h di speedo pulsar 220 saya. masih belu, ingin membetot gas sepaanjang bekasi cikarang. Memasuki Bypass karawang, jalanan mulus lurus yang sepi, saya mencoba dengan menaikan speed crusing di 125 km/h.. terpaan angin pagi itu membuat saya sungguh segar dalam menikmati perjalanan ini.

memasuki cikampek, saya berpisah dengan rangga yang ingin kearah purwakarta untuk menuju ke tasikmalaya. Di cikampek sampai pathok beusi terjadi kemacetan parah yang terjadi sejak semalam. dikarenakan ada perbaikan jalan dan jembatan. Bergelut dengan kemacetan meliuk-liuk diantara bis dan truk gandeng, untung saja dalam touring kali ini tidak memakai box. hanya tankbag dengan tas ransel yang saya jemblok.

Panjang hampir 5 km kemacetan itu, membuat saya sedikit dehidrasi, akhirnya Kemacetan itu berhasil saya lewati. terasa mesin Pulsar 220 ini sudah menyengat panasnya di kaki saya. setelah kemactan itu jalanan bisa dibilang sepi. karena hari ini memang hari libur dan anak sekolah juga libur. mulailah saya memacu mesin baru ini di rpm tinggi. dari pamanukan hingga mau memasuki Indramayu, saya High Speed Crusing di kecepatan 120-130 saja, dengan rataan rpm diantara 7000-9000 , di kisaran kecepatan ini pulsar 220 saya masih sangat nyaman dikendarai dengan mesin Yang tidak meraung-raung kehabisan nafas. dengan menahan / panteng ga,. pulsar 220 ini rpm nya selalu naik, inilah yang membuat saya kagum dengan performanya. Belum pernah dengan trek Pantura yang panjang saya merasakan motor yang nafasnya seolah tak habis-habis, sehingga yang habis adalah jalanannya. Sehingga Membuat saya merasakan sensasi berkendara yang belum pernah saya rasakan sebelumnya

Memasuki daerah indramayu, saya sedikit mengantuk, menepilah saya di warung kopi pnggir jalan yang panas nan gersang ini. melihat sms dari Dono bahwa dia baru saja masuk Cirebon

setelah mata ini segar dengan secangkir kopi, saya melanjutkan perjalanan lagi menuju Cirebon, tak lama berselang, saya sudah sampai di Cirebon, berusaha menghubungi bro Dono namun tak ada jawaban. Lalu saya online melalui Blackberry lawas saya, ternyata sudah jalan menuju semarang toh 25 menit yang lalu. okey jadi main kucing-kucingan nih? Lanjooot.

tak afdol jika ke Cirebon tak makan empal gentong. Maka saya mencari warung Empal gentong untuk menghilangkan dahaga lapr ini.

Setelah puas mengisi perut ini, maka jam 11 ini saya lepas landas dari cirebon menuju Semarang. Mengejar beruang lepas a.k.a Dono. Kembali Jalanan yang lowong serta Lumayan mulus memudahkan saya untuk Crusing dengan membuka hingga 2/3 throttle gas sehingga kecepatan berada di sekitar 125-130.

Waktu menunjukan pukul 11.45,saya sudah masuk di Kabupaten Brebes. waktunya untuk shalat jumat. Dapat kabar dari Dono bahwa beliau rehat sejenak di brebes arah tegal. wah berarti sudah tak jauh bukan? setelah shalat jumat, saya melanjutkan perjalanan lagi, sedikit macet memasuki kota brebes karena lagi2 ada perbaikan jalan yang membuat jalan menjadi bergantian. namun tak sepanjang waktu di Pathok Beusi. tak lama berselang, akhirnya saya menangkap Beruang lepas yang lagi dehidrasi di indomaret daerah brebes. Selisih jalan 2 jam, akhirnya pulsar 220 dapat mengejar Scorpio 225 yang full box ini. mungkin kalo tidak full box susah dikejar kali ya? hehe

setelah bertemu dan santap siang, kami berdua melanjutkan perjalanan yang lumayan panjang lagi, speed bro dono sebagai RC ternyata lumayan pelan, di kisaran 60-75 km/h. pantes saja bisa kesusul hehehe..

memasuki daerah Batang, alasroban, kami disuguhi trek menarik dengan jalan yang sedikit menanjak dan menurun. Lalu tiba-tiba ada motor kencang satria FU dengan plat H dengan rider yang lumayan kurus. sepertinya orang semarang. dentuman suara mesin khas DOHC serta knalpot racingnya yang sedikit memekakkan telinga, ditambah jalan yang relatif sepi, membuat saya ingin menjajal larinya si blackpul 220 (pulsar 220 saya). meninggalkan bro Dono untuk sementara, saya mulai menguntiti satria FU ini, mungkin yang bersangkutan merasa diikuti sehingga memacu kecepatan dengan sejadi jadinya ditambah style membungkuk ala drag race gitu deh gigi 1,2,3 sulit buat blackpul 220 membalap si FU ini, kebeneran ada trek lurus sedikit menanjak,  tarik throttle di gigi 4 hingga rpm 11rb 122km/h membuat sejajar posisi kami. hingga pada waktunya pindah ke gigi 5 dan memacu hingga 132 km/h, blakpul220 dapat meninggalkan si gesit satria fu. hingga tak terlihat , saya berusaha memelankan Blackpul hingga satria FU itu lewat, dan saya ikuti lalu saya dahului lagi.

Sepertinya ada yang terlupakan, oh ya bro dono tertinggal jauh di belakang, lalu saya menepi di pinggir jalan sekitar 7 menit hingga akhirny white scorpio bro Dono terlihat di kejauhan, sempat sempatkan untuk mengambil foto

setelah bertemu kami riding santai hingga akhirnya sampai di kota semarang. sembari mencari informasi penginapan melalui teman-teman di Blackberry grup prides dan menghubungi Prides chapter semawis, akhirnya mendapat rekomendasi di hotel simpang lima. hotel kecil di daerah simpang lima Semarang dengan tarif 200 rb semalam + fasilitas yang lumayan, menjadi tempat peristirahatan kami malam ini. sooo,, cerit dilanjut besok yaaa

About Rial Hamzah

Syndicate motor Indonesia owner. Specialist workshop for build an adventure bike, also creative development design at Coriaz Motoadventure. Just read it and you will be understand me ,, Lihat semua pos milik Rial Hamzah

50 responses to “Touring with Pulsar 220. Etape 1.. Jakarta-Semarang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: