Merapi Setelah Meletus.. Subhanallah

Suara ayam dipagi hari, sinar mentari pagi yang masuk melalui sela-sela tirai yang tertutup, mambuat saya bangun dari tidur , dan melihat jam, apa? setengah 8? nampaknya rencana untuk bangun pagi jam 6 gagal. langsung mandi dan bersiap untuk perjalanan pulang. setelah mandi dan prepare, saya tak sengaja berfikir untuk mengunjungi merapi yang statusnya baru saja diturunkan dari awas menjadi siaga, dan tentu sudah dapat dimasuki oleh orang bebas,

janjian dengan teman saya di sekitar kampus UGM, saya dan dia sarapan pagi terlebih dahulu di warung makan yang juga tak jauh dari penginapan saya dan kampus UGM, saya sudah full gear bersiap untuk langsung pulang setelah mengunjungi merapi.

setelah sarapan, saya langsung berangkat menuju kaki gunung merapi melalui kaliurang, tak berapa lama dengan jalan yang selalu menanjak, saya melihat tulisan, Dusun Cangkringan. Mungkin ini tak asing di telinga kita, karena disinilah tempat tinggal dari Alm Mbah Maridjan sang juru kunci merapi yang terkenal itu.

memasuki desa, beberapa kali diminta sumbangan “sukarela” oleh orang-orang yang ada disana. mengapa saya memberi kutip pada kata sukarela? ya, karena memang sedikit memaksa. hehe. untung di tankbag 7GEAR saya banyak uang seribu duaribu untuk diberikan kepada mereka. berjalan masuk dusun ini sudah mulai terlihat pohon bekas terbakar dan pasir disepanjang jalan

jalan sangat dipenuhi pasir abu vulkanik ini namun ban Michelin anakee saya nampaknya masih mencengkram dengan sangat sempurna. udara sangat sesak karena debu vulkanik. sangat menyarankan untuk menggunakan masker.  saya juga melihat masjid yang biasa menjadi tempat mbah maridjan beribadah, mengapa saya membuat kesimpulan demikian, karena lantainya berwarna orange seperti yang saya lihat di televisi dan terdapat beberapa buku iqro yang tersisa di atas reruntuhan masjid ini. Subhanallah

sulit untuk membuat kata-kata melihat situasi ini. siapapun akan spechless melihat kekuasaan Allah yang besar ini, dengan gunung meletus saja semuanya hampir rata dengan tanah. bisa disebut juga ini sebagai kiamat kecil, inilah situasi dari dusun cangkringan setelah diturunkan status gunung merapi. tetap masih keluar asap dari puncak gunung ini

semua yang ada disini hampir rata dengan tanah. mari sumbangkan harta kita untuk tak lupa membantu korban di merapi ini, karena saya sudah melihat langsung, banyak rumah yang hancur, mungkin dengan sedikit bantuan dari kita akan dapat meringankan beban mereka. sumbangan dapat disalurkan melalui badan badan yang dipercaya.

Iklan

About Rial Hamzah

Syndicate motor Indonesia owner. Specialist workshop for build an adventure bike, also creative development design at Coriaz Motoadventure. Just read it and you will be understand me ,, Lihat semua pos milik Rial Hamzah

7 responses to “Merapi Setelah Meletus.. Subhanallah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: