TVS… Two Thumbs Up

Mungkin banyak yang dari kita yang beranggapan bahwa Produsen sepeda motor yang berasal dari India, salah satunya TVS Motor Company memiliki kualitas yang Jelek, ringkih, dan tidak jelas asal-usul serta kualitasnya. Namun, sepertinya jika masih ada masyarakat yang berpikir demikian, itu harus segera dirubah. Mengapa? coba kita kaji lebih dalam..

Pada hari Sabtu, 5 Juni 2010, Saya dan beberapa rekan-rekan dari Koboi, berkesempatan untuk melakukan kunjungan ke pabrik TVS ini yang terletak di Kawasan Industri Suryacipta City, Karawang timur, Jawa Barat. Titik kumpul pertama dengan rekan-rekan blogger lainnya, di TIS tebet tepat pukul 07.00. Lalu sarapan di Starbuck Coffe hingga jam 8, Bus Blue Bird yang disediakan langsung oleh pihak TVS sampai di lokasi kami dan kami segera berangkat menuju Pabrik TVS ini.

Sesampainya di pabrik TVS ini, saya dan rekan-rekan Koboi (komunitas Blogger Ototmotif Indonesia) lainnya langsung disambut oleh para petinggi TVS. Seperti Mr BLP Simha sebagai Presiden direktur, Mr Darmady Tjuatja sebagai Chief Operating Office, Ibu Nurlida Fatmikasari sebagai Corporate Communication Manager, dan lalu masuk ke arena diskusi dengan para petinggi TVS ini

dari diskusi ini, terlihat sudah keseriusan dari pihak TVS dalam menggarap pasarnya di indonesia. TVS merupakan produsen motor yang berdiri di India sejak tahun 1911. Memiliki 3 pabrik kaliber dunia. Dua pabrik berada di India, dan 1 Pabrik berada di Karawang Indonesia. Pabrik TVS seluas 20 Ha di Karawang ini, Merupakan satu-satunya pabrik TVS yang berada di Luar india. Nilai Investasi TVS di indonesia ini Tidak main-main. Pada Tahun 2007 saja, nilai investasinya sebesar 50 juta US$ yang dilanjutkan 40 juta US$ untuk investasi memperluas jaringannya di Indonesia. Pabrik yang berada di Indonesia ini, kedepannya akan menjadi pusat perakitan motor TVS untuk memenuhi pasar ASEAN. Saat ini pun. TVS Motor Company Indonesia sudah mengekspor motornya ke Filipina. Walaupun jumlahnya tidak banyak untuk ekspor, namun ini termasuk kemajuan yang tentu saja akan mendatangkan devisa yang banyak bagi Indonesia kedepannya.

Pada Maret, 2010, TVS Motor Company Indonesia resmi bergabung menjadi anggota AISI (Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia) sebagai bukti keseriusannya mengarap industri ini di Indonesia. Di 2011, TVS juga berencana melakukan perluasan Pabrik menjadi 2 kali lipat dan tenaga kerja yang digunakan sebagian besar adalah tenaga kerja lokal. Salah satu kabar baik untuk pemerintah karena secara tidak langsung dapat mengurangi jumlah pengangguran di indonesia. Dalam kiprahnya di Industri sepeda motor indonesia, TVS berencana untuk masuk ke balap nasional dalam 2-3 tahun lagi. Ini patut di dukung, karena kalau sudah masuk ke event balap, biasanya masyarakat Indonesia akan lebih percaya dengan mesin dari TVS ini sendiri karena teruji dalam lintasan balap.

Jika dibandingkan dengan Produsen yang juga berasal dari India lainnya yaitu Bajaj, mungkin pergerakan TVS dalam promosi dan produknya sedikit ketinggalan dibandingkan Bajaj. Namun semua itu karena Investasi dan Modal yang dimilikinya di utamakan untuk membangun Pabrik dan memperluas jaringannya. Itu yang membedakan antara TVS dan Bajaj. Jika Bajaj hanya jual produk lalu berencana untuk membangun pabrik entah kapan, Namun TVS kebalikannya, memperluas jaringan dan membangun pabrik, lalu melepas produk ke pasaran. Dalam persaingan 2 raja sepeda motor India ini, jika Bajaj tidak waspada dengan langkah TVS ini, bukan tidak mungkin pamornya akan kalah dengan TVS di Indonesia.

apakah dengan ini sedikit merubah pandangan anda dengan motor asal india? boleh di share

Iklan

About Rial Hamzah

Syndicate motor Indonesia owner. Specialist workshop for build an adventure bike, also creative development design at Coriaz Motoadventure. Just read it and you will be understand me ,, Lihat semua pos milik Rial Hamzah

6 responses to “TVS… Two Thumbs Up

  • Van Der Syur

    andai TVS keluarin seperti Bajaj 135 LS….pasti ku beli…:)

    simpati ama semangatnya bro…& tentu saja kualitasnya jempolan!!

  • lexy

    Baca di detik.com TVS mau brojolin RTR 180..semakin mantap saja TVS ini. Semoga blogger diberi kesempatan utk test ride & mengulasnya scr detail..

  • Undank

    BAJAJ Memang Saya lihat sangat hati-hati dalam melakukan Investasi di Indonesia. mungkin karena Tipe konsumen di indonesia brbeda dengan Negara-negara Lain. Mayoritas di Indonesia fanatik ke Brand sangat tinggi. Tidak seperti diluar sana yang lebih melihat Fiture dan teknologi dari pada hanya sekedar Nama besar. Jadi TVS juga Harus hati-hati terhadap tipe konsumen di Indonesia.
    Di jakarta Mungkin TVS Promonya besar-besaran, tapi coba lihat di Luar Pulau jawa apakah Demikian…? Tanpa Produk yang tidak MengIndonesia dan bersahabat…TVS Harus Hai-hati..

    • Rial Hamzah

      ada betulnya mas,, mungkin masing2 pabrikan punya strategi masing2 seperti yang anda bilang,, bajaj berhati2 okey itu sangat bagus. daripada invest besar namun merugi dan akhirnya gulung tikar? namun saya mewakili teman2 juga berharap bajaj bisa lebih mengembangkan dealer bengkel resmi di daerah2 yang sudah tutup.. sbg langkah keseriusan bajaj dalam memuaskan konsumennya di indonesia.

      pulsar 220 nya kapan???
      ehehehe sekedar bertanya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: