Satu hari di sentul Part I

Hari ini tanggal 1 Mei 2010, Koboi dapat banyak undangan untuk menghadiri event-event otomotif. Ada test rideaprilia yang diselenggarakan oleh PT SKN (Sentra Kreasi Niaga) selaku importir Motor Aprilia, Piaggio, dan beberapa motor lainnya. Ada juga undangan dari TVS Motor Company, Dll, pada Sabtu kemarin. Namun bertepatan dengan itu, saya memilih untuk menghadiri Acara Test Ride Aprilia di sentul. Sampai Dilokasi Pukul 9 pagi, saya pikir sudah telat namun ternyata acara belum dibuka dan Rekan-rekan wartawan maupun blogger yang datang sejak pagi dapat mencicipi trek terlebih dahulu secara bergantian. Untuk Acara ini, PT SKN mengeluarkan tiga Aprilia Rs125, Husqvarna 500, Piaggio gilera nexus 500, dan Juga piaggio MP3. Namun sayang untuk Piaggio Mp3 saya tak sempat untuk mencicipinya. Akhirnya acara pun resmi dibuka oleh Bapak Wahono pada pukul 10.30 am. Beliau menjelaskan cara-cara dalam melibas setiap tikungan kepada wartawan-wartawan dan blogger. setelah pengarahan singkat, barulah acara test drive ini secara resmi dimulai. Padahal saya sudah mencoba beberapa kali sebelum acara resmi dimulai. hehehe…

motor pertama yang saya test pada kesempatan ini adalah Husqvarna 500. Supermoto dengan single cylider tapi 500 cc ini sungguh dasyat pada torsinya. sekali membuka gas spontan badan pun terasa ingin tertarik ke belakang. menggunakan motor ini harus erat-erat memegang stanya. Kalau tidak, bukan tidak mungkin tangan akan terlepas dari kemudi

selepas Pit, mulailah saya beradaptasi pada lab pertama, bagaimana cara menikung dengan motor ini, mengerem, dll. Lab kedua saya Mulai berani untuk membuka throttle gas secara lugas, karakter motor ini memiliki engine break yang sangat mantabh, walaupun dari gigi 5 pun, jika kita melepas gas, otomatis kecepatan langsung turun drastis tanpa harus mengerem. Menurut saya ini kelebihan motor ini juga. Sempat terjadi kesalahan dalam pengereman dimana pada tikungan S kecil Sentul, saya hampir masuk ke pasir karena tidak memanfaat engine break motor ini namun mengandalkan rem belakang, dan ban motor pun Ngesot kurang lebih sejauh 80 m. Dari situ saya mengerti bahwa dalam arena sirkuit dengan motor ini, rem hampir tak perlu digunakan, karena engine break motor ini sekali lagi sangat mantab.

dalam melibas setiap tikungan, sangat beda dengan menggunakan motor sport, karena teknik menikungnnya pun beda, harus menurunkan kaki karena tingginya motor ini..

Namun yang menjadi kendala yaitu, Motor ini sangat tinggi sekali. sehingga saya yang berpostur 173 cm pun sangat susah untuk menaikinya. Walaupun jika dalam mengendarai motor ini bukan suatu masalah, namun karena faktor tingginya motor ini membuat salah satu rekan Koboi, Mas taufik TMC pun menjadi underestimate untuk mengendarai motor jangkung ini. sehingga beliau tak jadi untuk menaikinya.

kekurangan lainnya adalah pada trek lurus. nafasnya seolah cepat habis. tapi ini sangat bisa dipahami karena basic dari motor ini adalah supermoto yang mementingkan torsi yang besar. sesuai dengan karakter motornya. Saya hanya bisa membayangkan kalau ini dapat menjadi mainan di garasi rumah. hehehe….. tunggu selanjutnya

Iklan

About Rial Hamzah

Syndicate motor Indonesia owner. Specialist workshop for build an adventure bike, also creative development design at Coriaz Motoadventure. Just read it and you will be understand me ,, Lihat semua pos milik Rial Hamzah

2 responses to “Satu hari di sentul Part I

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: