Dari atas Gunung Jerai

Hujan Badai semalaman, Suara angin yang bergemuruh sejak malam hari kami menginap di Gunung jerai. pagi ini saya terbangun sekitar Pukul 07.00 waktu Malaysia. Kabut yang tebal menyelimuti langit dari gunung Jerai ini, sehingga sewaktu saya buka jendela balkon penginapan kami, terasa angin masuk ke kamar tempat menginap. Dingin sekali, itu yang pertama saya rasakan.

 

Jadi malas untuk Keluar, dingin banget. setelah kurang lebih satu jam bermalasan di tempat tidur, saya dan temmy pergi menuju restaurant di Jerai Hill resort yang tak jauh dari kamar kami.. udara masih dingin dan hujan sedang menyertai langkah kami.

Hujan cukup lama berhenti dan diputuskan robongan berangkat setelah hujan reda. setelah sarapan saya pun tertidur kembali.. Ketika hujan sudah mulai berhenti, kami bersiap packing barang untuk melanjutkan perjalanan. kemana? menuju Penang.

ini sudah pukul 12.00 waktu malaysia atau 11.00 WIB namun masih sangat sejuk diatas sini.

 

 

sesungguhnya dari puncak Gunung Jerai ini dapat melihat ke Bawah yang berupa kota dan pantai sekaligus. namun sayang seribu sayang, kabut yang tebal ini sedikit menghalangi view dari atas puncak Gunung Jerai.

 

 

kalau liat foto diatas, awan sejajar dengan tempat berdiri saya mengambil gambar, serasa berada di negeri diatas awan. Pemandangan yang indah ini harus selekasnya kami tinggalkan karena harus segera menuruni gunung Jerai ini.

Ingatkah di artikel sebelumnya bahwa kami terjebak tanah longsor? ya, pada hari ini lokasi longsor itu bertambah parah. Tiang Listrik roboh menghalangi perjalanan kami. mau tak mau kami harus melewati ini karena ini akses utama dan hanya 1 kalau tidak salah untuk turun ke bawah. Tentu bukan perkara yang mudah untuk Membebaskan KTM 990 Adventure melewati bawah tiang listrik yang rusak.

 

 

 

 

cukup bersusah payah lewat dari situasi ini akhirnya semua bisa dilalui dengan lancar. setelah ini kami mengisi Petrol di Caltex untuk dapat melanjutkan perjalanan menuju Penang.

About these ads

Tentang Rial Hamzah

saya adalah seorang penyuka kendaraan roda 2 yang telah menjadi hoby saya semenjak remaja. hidup saya sebagian besar berada di atas motor. dari mulai grand 93, yamaha jupiter, honda tiger, dan yang terakhir sekarang adalah Bajaj pulsar 220. tergabung pada club tiger yaitu organization tiger togethers (the others) dan komunitas pulsar yang cukup dikenal.. Prides (pulsar rider society).. Tampilkan semua tulisan oleh Rial Hamzah

3 Tanggapan to “Dari atas Gunung Jerai”

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 73 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: