Bukit Fraser mendapat nama dari seorang pengembara British pada zaman kolonial iaitu Louis James Fraser. terletak di negeri Pahang, di atas Banjaran Titiwangsa, Malaysia. Merupakan kawasan wisata pegunungan yang menarik kerana suhunya sejuk antara 17~24 celcius. Puncak tertinggi Bukit Fraser yaitu 1,310 meter dari permukaan laut.
Menuju ke Fraser Hill sedikit diliputi rasa kecewa. Mengapa? karena menuju kesini dari Genting Highland langit sudah gelap. ditambah rintik hujan dengan intensitas ringan membuat saat saat untuk mengabadikan gambar dengan kamera menjadi terlewat
Jalan Menuju Fraser Hill sangat gelap hampir tak ada penerangan jalan, hanya mengandalkan lampu depan KLR 650 yang sangat kurang dibanding Pulsar 220f, namun jangan takut karena tak ada jalan berlubang disini. Perunjuk arah ketika jalanan berbelok pun sangat jelas, memantuk ketika ada cahaya dari lampu motor kita. walau gelap saya merasa cukup aman.
Perjalanan ini dihadapkan pada suatu pertigaan kecil dimana belok kiri adalah menuju Fraser hill. menuju Fraser Hill dari titik ini jalannya sangat kecil. pernahkah anda bepergian ke kawah putih? dari gerbang masuk ke arah menuju kawah, kurang lebih sama namun jalan lebih kecil dan sempit dengan tikungan tajam. Motor dan mobil saja yang dapat kesini, Bus kecil pun tak dapat masuk karena jalan memang begitu kecil. harus ekstra hati-hati karena di pinggir adalah jurang. hati-hati juga terhadap tanah longsor karena daerah menuju Fraser Hill rawan longsor.
Jalan menurut saya cukup horor. berkabut serta berbau seperti dupa. sekiranya sekitar 25 menit melewati medan seperti ini akhirnya kami tiba di Shahzan inn hotel, dimana tempat kami akan bermalam. cuaca pada malam itu berkabut dan cukup dingin. kami tiba disini sekitar pukul 11 malam.
unpacking barang dan masuk ke kamar, saya bersama Temmy digabung dalam 1 kamar. setelah mandi dan berganti pakaian santai, kami turun untuk menikmati dinner di Hotel yang sudah disiapkan sebelumnya
disinilah kami sharing tentang pengalaman aneh ketika berjalan menuju Fraser Hill. Aki pertama bertanya bahwa ia melihat sham menghindar dengan menolehkan kepala sewatu riding, ternyata sham melihat penampakan yang bergelayutan di ranting pohon. saya yang waktu itu berada di belakang Sham Alhamdulilah tak melihat apa-apa, lalu Temmy bercerita ketika dalam suatu tanjakan Lampu Yamaha FZ1 yang ia kendarai menyorot ke arah pohon yang nampak jelas seorang “wanita” tengah duduk mengenakan baju putih. apakah itu? entahlah.
ketika obrolan berpindah dari dinning room ke lobby hotel, seorang staff hotel mengatakan bahwa sepengetahuan dia, hanya rombongan kami yang riding malam hari menuju Fraser Hill, belum ada sebelumnya, Kata beliau. Memang di malaysia riding malam hari sangat tabu bagi bikers sana. lain halnya dengan di indonesia. padahal kalau dipikir, berjalan malam disana lebih aman dibanding di Indonesia.
Ketika yang lain sudah masuk ke kamar hotel, saya masih di lobby karena ada tugas yang harus saya selesaikan namun wifi sangat tak bersahabat. lobby mulai gelap dan saya pun kembali ke kamar. menuju ke kamar melalui lorong yang gelap pada malam itu adalah Sesuatu banget :p . gelap dan nampak aura yang menyeramkan dan saat sampai dikamar, Temmy memberitahu sesuatu. “tadi keran kamar mandi nyala sendiri, gw diemin aja. Ga lama untung lo dateng”. yah begitulah pengalaman mistis di Malaysia
maaf no pict.










Juli 23rd, 2012 at 3:58 am
hihihihih, serem
Juli 23rd, 2012 at 9:26 am
hantunya sama saja
Juli 24th, 2012 at 1:19 am
wakakakakakakakakkakaa…..
Juli 24th, 2012 at 9:39 am
waduh saingan sama om yudibatang kekeke..
Juli 29th, 2012 at 5:27 am
wah brani banget riding malem2 ke fraser hill..padahal kalo siang pemandangan nya bagus bgt..:)