Arsip Bulanan: Juni 2012

Upgrade Pulsar Lawas Menjadi 220cc. Bisa Donk!!

Pulsar 220 sudah launch lebih dari setahun, dan tahun depan pulsar 200ns akan mengaspal di Indonesia jika tak ada halangan. lalu bagaimana dengan pemilik pulsar lama? apakah harus segera mengganti? itu relatif. jika jawabannya tidak, tetapi ingin merasakan bagaimana performance dari pulsar 220. gimana donk? Karena performance yang mantabh adalah salah satu point dari kenikmatan dalam berkendara.

tips nya adalah dengan “engine swap” beberapa daleman dari pulsar 220 kedalam pulsar lawas kita (pulsar 200, 180 ug III, dan 180 ug IV). apa saja part inti yang perlu diganti agar menjadi “rasa” pulsar 220? pertama adalah kruk as assy dari p220, lalu Block piston kit (blok mesin lengkap dengan piston serta ring pistonnya) pulsar 220, camshaft (noken as), Guide chain kit (busur keteng), cam chain (rante keteng), baut stud mesin, dan jangan lupa untuk mengganti gigi ratio 5 primer skunder dengan pulsar 220. karena kalau ratio nya tidak diganti maka napas di gigi 5 nya menjadi seperti kehabisan nafas. Ditambah dengan Porting and Polish treatment di bagian ruang bakan , akan memberi sedikit rasa lebih diatas pulsar 220 standar lho..

Sebenarnya masih banyak part dari pulsar 220 yang bisa diaplikasikan seperti karburtor, oil cooler, dan sistem pengapian. namun dengan pergantian part inti diatas maka cukup menimbukan sensasi berkendara ala pulsar 220 kok :D .

lalu bagaimana dengan durability? semua part yang dipakai adalah part OEM dari Bajaj sehingga masalah durabilitas sangat terjamin. Tentu saya tidak akan menyarankan kalau modifan itu tidak aman. Lalu apakah semua Plug and play? untuk pulsar 200 iya. untuk pulsar 180 UG IV hanya menyesuaikan di kubah head nya karena piston yang digunakan lebih besar (67mm) dari aslinya yang berukuran 63 mm. Namun untuk Pulsar 180 UG III juga harus menyesuaikan di crankcase (rumah bearing) di perbesar beberapa Ml menyesuaikan dengan bearing Kruk as assy pulsar 220 yang lebih besar

Jika memang ingin upgrade pulsar dengan paket diatas berikut porting and polish, bisa siapkan Budget 2 jutaan saja lalu berangkat ke Syndicate Motor Pondok Kelapa. Bengkel resmi bajaj dan modifikasi semua motor. yang beralamat di Jl H naman No 81 Pondok Kelapa. Jakarta Timur 0856 9458 1000. (/rialhamzah)


Alasan Memilih GIVI V35 Sebagai Sidebox Pulsar 220f

Givi, ketika bikers mendengar nama ini pasti yang terlintas di kepalanya adalah tentang BOX. ya givi merupakan salah satu pabrikan tertua yang bergerak dibidang pannier and luggage development untuk sepeda motor.. di awal kehadirannya di indonesia melalui Givi e33 langsung booming dikalangan bikers terutama HTML yang pada sekitar tahu 2005 banyak sekali yang memakai box givi e33 ini..

hingga sekarang, jenis box givi yang dapat ditemukan di Indonesia sangat beragam ketika munculnya distributor PT Gemilang dan outletnya di Motoritz Mahakam, Bahkan harga yang diterapkan Motoritz tak jauh berbeda dengan outlet-outlet Givi di Singapore dan Malaysia serta Vietnam.

Sekilas tentang sejarah Givi masuk ke indonesia. sejak Lama saya mengidamkan memiliki sidebox Premium dari Givi yaitu GIVI V35 Monokey side. namun ketika saya mengendarai pulsar 200 di tahun 2010 hingga 2011, memboyong GIVI v35 kurang pas dengan modifikasi motor saya yang menggunakan wingrack II by givi. oleh karena itu saya memakai Givi e36nj saja

Box berbentuk kotak sejenis Givi E36nj ini nampaknya menurut perspektif saya sangat kurang pantas jika diaplikasikan ke pulsar 220. terutama karena pulsar 220f memakai half fairing yang sudut sudut nya sangat halus dan lebih banyak “lengkungan” nya sehingga penerapan Box berbentuk “kotak” kurang pas menurut saya. tapi ini bicara Selera bung.. hehe

dengan bentuknya yang penuh lekukan, V35 sangat cocok diterapkan pada Motor-motor Seperti Pulsar, Tiger revo, Ninja 250, dan Motor2 gede tentunya yang memiliki desain yang mengandung unsur “sporty”. Givi V35 juga menurut saya tidak terlalu lebar jika di setting dengan Benar.

Penyettingan yang salah terkadang yang membuat kacau penampilan motor sehingga dari penyettingan yang salah akan mengurangi estetika keindahan dari motor itu sendiri.. tak sembarang bengkel dapat mengerjakan setting-setting box seperti ini. jika di jakarta mungkin dapat mengunjungi Syndicate Motor Modification di Jl H naman No 81 pondok kelapa, jakarta timur yang kebetulan ownernya saya sendiri :p. intinya adalah penyettinga side box jangan sampai melebihi lebar stang… sehingga tak mengganggu dalam bermanuver.

jadi ada sedikitnya 3 alasan mengapa Givi v35 menjadi side box yang saya pilih. pertama karena modelnya yang selaras dengan bentuk body pulsar, kedua, karena termasuk dalam jajaran box besar yang masih masuk akal diaplikasikan ke Pulsar yang notabene motor kecil. ketiga, karena fungsionalitas dalam muatannya yang dapat menampung banyak.

sekian…..


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 73 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: